Menggunakan Database pada Cordova

Selain digunakan untuk mengakses fitur yang ada di dalam sebuah perangkat mobile seperti accelerometer, geolocation, kamera, contact dan sebagainya melalui plugin Cordova, salah satu fungsi API Cordova yang sangat berguna saat membuat sebuah aplikasi adalah melakukan operasi dengan database lokal di dalam perangkat tersebut. Hal-hal yang bisa dilakukan pada saat melakukan operasi database adalah meliputi pembuatan database termasuk table-table di dalamnya, penambahan data ke dalam table, menampilkan/mencari data, perubahan data dan penghapusan data. Database sangat berguna misalnya saat Cordova digunakan untuk membuat sebuah aplikasi bisnis yang membutuhkan tempat penyimpanan data secara lokal.

Plugin pada API Cordova yang digunakan untuk melakukan operasi database adalah cordova-sqlite-storage. Plugin storage ini memungkinkan aplikasi menjalankan perintah SQL yang umum seperti CREATE TABLE, SELECT, INSERT, UPDATE dan DELETE berikut penanganan kesalahannya.

Sebelum memulai dengan pembuatan aplikasi ini, pastikan komputer kerja Anda telah dipersiapkan dengan API Cordova dan software yang dibutuhkan lainnya. Untuk mempersiapkan lingkungan kerja Cordova, silakan membaca artikel “Memulai Cordova” yang dibuat penulis sebelumnya.

 

Catatan:

  • Pada artikel ini platform yang digunakan hanya Android, sehingga semua penjelasan yang diuraikan mengacu pada platform tersebut.
  • Kode program dari contoh aplikasi telah disertakan bersama artikel ini sehingga Anda bisa menggunakannya sambil membaca penjelasan agar lebih mudah memahaminya.

Membuat projek baru

Untuk memberikan gambaran mengenai aplikasi contoh ini, berikut ini adalah penjelasan bagian-bagian yang akan dibuat.

  • Fungsi openDB, yang harus dipanggil sebelum melakukan operasi database apapun. Fungsi ini mempunyai dua fungsi:
  1. Membuat database jika database belum terbentuk.
  2. Membuat koneksi ke database sebelum menjalankan perintah SQL.

Di dalam fungsi tersebut terdapat sebuah perintah dari plugin storage yang dijalankan adalah

Pada pertama kali dijalankan perintah ini akan membuat database bernama mydatabase dengan versi 1.0 dan dekskripsi “My Database”. Database tersebut berukuran 200000 byte.

  • Fungsi initDB, yang akan dipanggil ketika koneksi database berhasil dibuat. Perintah SQL yang akan dijalankan adalah untuk membuat table DEMO jika ia belum terbentuk.

Table DEMO ini terdiri dari dua buah field. Field pertama bernama id yang bertipe data numeric dan bersifat unik (tidak boleh duplikat). Field kedua bernama data yang bertipe data string.

  • Fungsi getRecordCountDB, yang berfungsi untuk medapatkan jumlah record di dalam table DEMO.

 

  • Fungsi cleanDB, yang berfungsi untuk mengosongkan isi table DEMO/menghapus semua data.

  • Fungsi populateDB, yang berfungsi untuk mengisi data ke dalam table DEMO secara random.

Fungsi queryDB, yang berfungsi untuk menampilkan isi table DEMO.

Fungsi-fungsi di atas adalah bagian-bagian utama dari aplikasi. Selain yang dijelaskan di atas masih terdapat beberapa fungsi pendukung lainnya. Semua fungsi terdapat di file index.js dan index.html.

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat projek aplikasi tersebut:

  1. Buat sebuah folder kerja untuk projek Cordova. Pada contoh ini folder tersebut diletakkan pada folder ..\Cordova\workshop. Anda bebas menentukan nama dan lokasi folder tersebut.

Buka sebuah command shell dan masuk ke dalam folder kerja di atas. Pada contoh ini akan dibuat sebuah projek bernama storage.

  1. Jalankan perintah berikut ini:

Setelah projek berhasil dibuat, file-file projek tersebut akan disimpan di dalam folder ..\Cordova\workshop\storage. Silakan menuju folder tersebut dan melihat folder-folder dan file-file apa saja yang sudah terbentuk.

  1. Tambahkan dukungan untuk platform Android. Silakan masuk ke folder ..\Cordova\workshop\ storage dan jalankan perintah:

  1. Tambahkan plugin-plugin yang dibutuhkan. Silakan masuk ke folder ..\Cordova\workshop\storage dan jalankan perintah:

cordova-database01

  1. Sesuaikan versi API Android yang terinstal pada komputer kerja dengan versi target yang akan dibuat. Pada API Cordova yang digunakan oleh penulis, secara default target yang ditetapkan adalah android-22. Namun karena pada komputer kerja penulis versi API Android yang terinstal adalah 21 maka bagian ini harus diedit secara manual.

Buka file project.properties di dalam folder ..\workshop\storage\platforms\android. Ubah versi API pada bagian target dengan yang sesuai.

Buka file AndroidManifest.xml di dalam folder ..\workshop\storage\platforms\android. Ubah versi API pada bagian android:targetSdkVersion dengan yang sesuai.

 

Mempersiapkan jQuery

Langkah ini bertujuan untuk memperindah tampilan dan tidak berhubungan dengan fungsi inti dari aplikasi yang sedang dibuat.

jQuery dibutuhkan untuk digunakan bersama-sama jQuery Mobile. Versi jQuery yang digunakan pada contoh program ini adalah jquery-1.11.3. Dianjurkan untuk tidak menggunakan jQuery 2.x karena terbatasnya versi browser yang didukung oleh versi tersebut.

  1. Silakan mengunduh jQuery dari situs beralamat:

https://jquery.com/download/

  1. Silakan menyalin file jquery-1.11.3.js ke dalam folder ..\storage\www\js.

Mempersiapkan jQuery Mobile

Pada contoh ini framework jQuery Mobile akan digunakan untuk memperindah tampilan antar muka (User Interface= UI). jQuery Mobile adalah UI framework yang sangat populer dan cukup mudah digunakan. Versi jQuery Mobile yang digunakan pada contoh program ini adalah jquery.mobile-1.4.5, namun demikian tidak ada batasan untuk menggunakan versi yang lebih baru.

  1. Silakan mengunduh jQuery Mobile dari situs beralamat:

https://jquerymobile.com/

  1. Silakan menyalin file mobile-1.4.5.min.js ke dalam folder ..\storage\www\js.
  2. Silakan menyalin file mobile-1.4.5.min.css ke dalam folder ..\storage\www\css.

Mengedit file index.js

Buka file index.js yang ada di dalam folder ..\storage\www\js. Hapus semua skrip yang asli dan ganti dengan skrip yang baru berikut ini.

 

Mengedit file index.html

Buka file index.html yang ada di dalam folder ..\storage\www. Hapus semua skrip HTML yang asli dan ganti dengan skrip yang baru berikut ini.

 

Mempersiapkan file-file gambar

File-file gambar ada di dalam folder ..\storage\www\img.

Mempersiapkan file icon

Sebuah icon baru telah dipersiapkan untuk menggantikan icon standar dari aplikasi Cordova.

  1. Siapkan sebuah gambar dengan format PNG dan berukuran 96 x 96
  2. Pada folder projek aplikasi Cordova, silakan masuk ke sub-folder ..\platforms\android\res. Di situ akan dijumpai beberapa folder drawable dan drawable-xxx seperti pada gambar berikut ini.
  3. Hapus semua folder drawable-xxx dan tinggalkan sebuah folder bernama drawable. Dengan dihapusnya folder-folder drawable-xxx maka perangkat mobile selalu akan mencari gambar icon di dalam folder drawable.

cordova-dgn-bootstrap01

 

  1. Di dalam folder drawable terdapat file bernama png. File inilah yang dapat diganti dengan gambar lain supaya icon aplikasi berubah sesuai dengan gambar yang diinginkan. Silakan mengambil gambar icon yang baru dan salin ke dalam folder ini dengan nama file yang sama (hapus file icon.png yang asli). Pastikan resolusinya sama dengan gambar yang asli.

Menjalankan aplikasi

  1. Sambungkan kabel data dari komputer ke perangkat Android. Pastikan perangkat Android terdeteksi oleh komputer.
  2. Masuk ke dalam folder ..\Cordova\workshop\storage dan jalankan perintah:

Tampilan aplikasi saat dijalankan diperlihatkan pada gambar di bawah ini.

cordova-database03

cordova-database04

cordova-database05

 

end-of-doc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *