Memahami Kerja Differential Backup

Platform: SQL Server 2008

Differential backup adalah salah satu metoda backup database pada SQL Server dimana backup ini dibuat berdasarkan data pada database yang berubah sejak terakhir kalinya dilakukan full backup. Titik dimana database setelah terjadinya full backup disebut sebagai differential base karena pada posisi inilah dijadikannya acuan dari terjadinya perubahan-perubahan data selanjutnya. Pada umumnya differential backup berukuran lebih kecil dan lebih cepat daripada full backup. Keuntungannya akan sangat terasa pada database yang berukuran sangat besar dimana ada penghematan waktu dan ukuran yang signifikan untuk mem-backup.

Differential backup dapat diterapkan dengan baik pada full recovery model dan simple recovery model.

Namun bagaimana sesungguhnya differential backup bekerja?
Berbeda dengan log backup dimana tipe backup ini bekerja berdasarkan transaction log, differential backup bekerja dengan cara lain yaitu mengandalkan bitmap page. Sebelum melangkah lebih jauh, Anda perlu memahami bagaimana SQL Server menyimpan data di dalam database. SQL Server mengorganisasikan penyimpanan data-data di dalam bentuk blok atau kumpulan yang disebut extent dan page. Sebuah extent berukuran 64KB. Sebuah extent terdiri dari 8 buah page yang masing-masing berukuran 8KB. Unit terkecil dari penyimpanan data adalah page, dimana di dalam sebuah page disimpan baris data dan kolom-kolomnya.

Sesuai dengan namanya, bitmap page adalah sebuah peta bit yang menandai setiap extent dari database yang berubah terhitung dari differential base. Setiap extent database yang berubah itu ditandai dengan kode “1”, sementara extent yang tidak berubah diberi tanda “0”. Dengan cara inilah SQL Server bisa mengenali mana bagian database yang sudah berubah atau tetap sama sejak full backup yang terakhir. Differential backup hanya akan mem-backup bagian-bagian database yang diberi tanda “1”. Bitmap page akan diperbaharui setiap kali full backup dilakukan.

diffbackup

Dengan berjalannya waktu akan semakin banyak bagian-bagian database yang berubah, atau dengan kata lain akan semakin banyak bitmap page yang bertanda “1”. Hal ini berarti ukuran differential backup juga akan semakin besar dari waktu ke waktu. Jika full backup sangat jarang dilakukan maka rentang waktu antara differential base dengan differential backup akan menjadi sangat panjang. Jika hal ini terjadi maka differential backup menjadi tidak efektif bahkan jika hal ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin ukuran differential backup mendekati ukuran full backup-nya itu sendiri. Jadi efektifitas differential backup tergantung dari penerapan kombinasi full backup dan differential backup yang direncanakan dengan bijaksana.

 

tobuku-logo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *